Akhir akhir ini ada semacam keinginan yang mendorongku pengen banget buat menikah. Hipotesis sementara menyebutkan mungkin ini hanya efek sementara dari kata yang biasa kita sebut dengan kesepian dan kebosanan. Sepi ketika pada awalnya kita dikelilingi orang yang menyayangi kita. Lalu semuanya berbeda ketika kita memutuskan untuk hidup sendiri, apalagi hidup di di suatu tempat yang orang sebut dengan ibu kota. Dan bosan ketika tiap hari kita hanya mendapati kehidupan kita berjalan normal dan berulang ulang. Bangun tidur, makan, kerja, pulang dan tidur. Begitu dan begitu tiap hari. Pengen banget rasanya jadi ibu rumah tangga aja, yang tiap hari kerjanya cuma jalan jalan, arisan dan ngabisin duit suami. :D
Ketika aku dulu masih kuliah, aku sangat mengecam berat yang namanya pernikahan dini. Tapi sekarang di umurku yang masih seumur jagung (ngaku ngaku muda) aku malah pengen banget buat menikah. Setidaknya ketika kita sudah memiliki seseorang, ketika kita lelah sepulang kerja, ada yang mijetin, ada yang masakin, ada yang ngasih tambahan duit buat belanja, ada yang bisa kita ajak buat curhat tiap malem. Hmmm menyenangkaaaaaaaannnnnnn!!!!!!!
Tapi akan berbeda kalo kita lihat dari sisi yang lain. Hidup itu tidak selamanya datar. Lalu apa yang harus kita lakukan ketika semuanya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan? Apa yang akan terjadi ketika semua harapan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan? Ketika kita memutuskan untuk jadi ibu rumah tangga yang hanya mengandalkan kecantikan yang tak seberapa, lalu kita harus berbuat apa ketika suami kita merasa kadang2x bosan? Apa kita hanya bisa diam dan memohon untuk tetap tinggal dengan kita? Hhh pusing pusing pusing….
Ketika aku memutuskan untuk
bergabung dengan salah satu retail company di Jakarta, dari situ juga aku sudah
mulai mengumpulkan keberanian- keberanian yang belakangan ini tidak aku miliki
lagi. Keberanian untuk mulai hidup mandiri, keberanian untuk bertemu dengan
orang- orang baru dengan berbagai karakter (padahal kemampuanku bersosialisasi
semakin dewasa semakin kian menipis saja ), keberanian untuk bekerja dan
merasakan betapa susahnya nyari duit ( intinya sih bukan susah, tapi capek,
hehhe ). Hm sebenarnya banyak sekali sisi positifnya. Dari 100 sisi positif,
tetap aja ada satu sisi negatifnya.
CAPEK, ce a pe e ka,…
Ada yang belum tahu apa itu Retail
Management Trainee?? Kalau mendengar kata Program Management Trainee, maka
secara cepat kita akan berpikir tentang sebuah program karir jalan tol.
Bukan jalan tol yang dapat diasuransikan, tapi maksudnya adalah, orang-orang
yang ikut dalam program ini adalah orang - orang pilihan yang sengaja
dipersiapkan untuk cepat mencapai posisi pimpinan di perusahaan yang
bersangkutan. Apakah memang demikian? eits, sebentar. Sebenaranya yang perlu
digaris bawahi itu adalah RETAILnya. Nah, itu yang aku rasa berat :D
Sejak dulu aku lulus bulan desember
tahun 2010 lalu setiap ada JobFair, Career day, yang aku incar selalu hal yang
berbau management trainee. Karena aku berfikir itulah jalan satu2xnya buat
meraih posisi kemanagerialan tersingkat dan tercepat ketimbang kita jadi
karyawan biasa. Setidaknya itulah yang ada dalam benakku awalnya. Dan well,
sebenarnya tidak salah, karena ketika aku terjun langsung ke dunia
per-management trainee-an, alasanku berbukti. Tapi ada sedikit kendala disini,
seperti yang sudah ibu guru jelaskan sebelumnya di Bab 3, bahwa yang sebenarnya
perlu digaris bawahi itu adalah RETAILnya. Jangan berbicara masalah gaji,
karena dari berbagai perbandingan aku bisa menarik kesimpulan bahwa salary di retail cukup-laaahhh :D. tapi, tentu saja memang seimbang
dengan pekerjaannya. Ada yang bisa bayangin gak sih job desk-ku setiap hari
apa? Ketika masa orientasi sebulan, Pagi pagi jam 6 aku berangkat, dan mulai
bekerja jam 7 kurang seperempat. Oke, kita kupas satu persatu setajam piso
cutter :P.
Pertama, kalo kita ingin menjadi
pemimpin dimasa depan, maka kita harus mengetahui pekerjaan bawahan2x kita.
Oke, masuk akal. Dan pekerjaannya apa? Setiap hari aku nge-wrapping anggur,
kurma, pear, brokoli, nimbang, majang layout toko, dorong2x troli, beresin
gondola, dan di bagian dry setiap hari aku merapikan kaleng sarden. Huft,
kenapa harus kaleng sarden??? Yang ketika aku menyenggolanya sedikit saja
kaleng besar berisi sarden 250ml itu menimpa kakiku dan bengkak berhari hari.
Selalu dan selalu seperti itu. Kalo kata head officer, maklum namanya juga
amatir :p. lanjut kebagian back office, nah, disini department yang paling aku
suka, kerjanya banyak tapi gak berbau fisik. Berat juga, mulai dari melisting
purchase order, membuat daily sales report, banyak dah. Ada juga bagian RTE
meat n sea food di butcher. Dimana pekerjaanku disana tiap hari membuat racikan
perkedel, memilet ayam, bersihin sisik dan insang ikan, buset, lulus management
trainee aku bisa dianugrahi sertifikat master cheff ni kayaknya. Diajarin
cara ngupas wortel yang sesuai standar SOP, memotong ayam menjadi
beberapa bagian dan sesuai standar SOP, mengepel lantai pun ada standar SOP-nya
loooo… jangan jangan tar lama2x ngedipin mata pun kudu sesuai standar ES O PE.
:D
Ada lagi satu department yang paling
horror. Tau gak apa?? Ah bukan, iya kamu, bukan juga, ah kamu bener, cashier!!!!
Paling sentiment kalo udah di paging buat ngasirin. “Panggilan kepada Ibu Rini
ditunggu segera di kassa 2” Deg!!!!! Haduh aku cukup punya alasan kenapa aku
sangat membenci department yang satu ini. Gak kebayang berhadapaan dengan ibu
ibu tajir yang kerjanya Cuma ngabisisn duit suami tiap hari. Pas kita
gelagapan gara2x mesin EDC-nya error, card read error sama mesin EDC, belom
lagi duit recehan abis kalo pas pake tunai, kesalahan nyampur barang food sama
non food di shoping bag, drawer yang kekunci otomatis gara2x suatu hal, dan
lain lain. One day, pernah aku dimaki ibu2x gara2x salah nginput quantity
barang. Harusnya 2 diinput 20. Mampus!!! Mana galak banget. Aku dimaki sampe
seisi toko liat. Pada waktu itu, pengen nangis aja rasanya. Emak gue aja kagak
pernah marah2xin kayak begini, siapa elo????? Pengen tuh aku maki2x balik ibu2x
galak itu. Gak pernah apa dia mikir coba kalo anaknya dimaki maki orang kayak
begitu. Gak terima juga kan dia? Eitsss tapi balik lagi ke prinsip “kalo gak
salah, gak belajar” Hmmm Cuma bisa astagfirulloh aja deh. Semoga Tuhan bisa
menguatkan. Walaupun gak sekali dua kali kejadian kayak begitu terjadi. Namanya
juga amatir, jgn disamain sama karyawan yang udah puluhan tahun kerja disitu
dong, heheheh #alibi
Tapi semua kedongkolan luluh lantah
pas gajian, heheh cihuyyyyy
Superindo apa kabar??? LUAR BIASA,
heheheh
Itu semua baru tahapan trainee dan
orientasi. Lalu ketika aku mulai masuk modul, dan makin banyak hal yang
seharusnya aku pikirkan, apa aku bisa?? Apa yang harus aku lakukan kalau ada
barang yang NBR-nya banyak, barang loss sales, keterlambatan pengiriman barang
dari supplier, me-manage karyawan dengan karakterisik macam2x, ahh apa aku
bisa? Jadi seorang pemimpin itu tidak mudah. Apalagi buat cewek sepertiku
yang bisanya Cuma mengdluh dan mengeluh. Sepertinya HRD-nya salah pilih orang.
Kok bisa hasil psikotesku masuk list management trainee program? Hahah dan
tentu saja tidak ada yang patut aku ingat kecuali Allah SWT. Tentu saja itu
semua terjadi atas kehendak-Nya. Masih banyak orang diluaran sana yang lebih
cerdas dari aku, lebih berjiwa pemimpin dari aku, lebih punya talenta di
bidangnya daripada aku, dan tentu saja lebih tinggi, hihihihihi Tapi ternyata
hal itu tidak penting, karena sebenarnya inilah jalan yang Allah tunjukkan
buatku J itulah kenapa aku selalu mencintaimu ya Allah, karena aku mencintai-Mu
melalui banyak jalan dan banyak alasan J
Dan ketika pada akhirnya, di minggu
kedua pekerjaan perdanaku, aku tergolek sakit. Kalo kata dokter gigi sih ini
namanya kecapean. Pahaku sampe biru biru. Nah itu kan bukti otentik kalo emang
pekerjaannya berat dan menguras fisik L. Tetapi memang dasarnya aku karyawan
teladan, hehhehe sakit sakit gini juga tetep aja jam 6 pagi aku berangkat
dan pulang ketika waktu menunjukkan jam 10 malam. Demi apa coba kalo bukan demi
duit?
Terus aku berfikir, untuk apa semasa
aku kuliah 4 tahun lebih beberapa bulan yang lalu aku belajar cara membuat
silabus, RPP, metode pembelajaran, kewirausahaan, management akuntansi, bahkan
lebih parah lagi, buat apa aku dulu menghabiskaan hampir satu semester
perkuliahanku aku habiskan buat mengikuti KKN PPL mengajar murid murid SMK
dengan mata pelajaran K3 (Keamanan, kesehatan dan keselamatan kerja). Oke ada
yang tau semua itu sekarang buat apa? Huks, sekarang aku malah merindukan saat
saat dimana aku mumet tujuh keliling bagaimana cara mengembangkan silabus
menjadi RPP dan mumetnya memikirkan metode pembelajaran apa yang cocok aku
gunakan buat mengajar anak2x di sekolah.
Tapi,.. thank’s a lot to PT Lion
Super Indo yang sudah membuka jalan karirku. Ya Allah, aku terkesan begitu
tidak bersyukur, tapi bukan itu sebenarnya maksudku. Yah namanya juga manusia,
tempatnya mengeluh dan mengeluh tiap harinya. Nah begitupun aku yang rasanya
kurang lengkap kalau sehari saja tanpa mengeluh, hehehehh
Oke, terakhir, mari kita berdoa
sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing semoga aku diberi ketabahan,
kekuatan, dan semangat buat melewati hari hari yang lebih menantang lagi besok…
Ini stuck dimana aku makin menyadari bahwa dewasa itu tidak pernah menyenangkan. Setelah kemarin aku lulus bulan desember, siang malam aku gak bisa tidur. Terutama kalo aku lagi nongkrong, pasti deh gak bakalan bisa tidur, xixixixixi… sebenarnya gak sedramatis itu kondisinya, tapi Cuma mendeskripsikan betapa seusai lulus aku bingung nyari kerja sana sini. Dan finally, tengah bulan ini, tepatnya tanggal 23 Mei 2011 aku dapet pemberitahuan bahwa : “Selamat, anda lolos test terakhir RMT PT Lion Super Indo” Ha?? Thank’s God atas semua karunianya. Sebenarnya perjalanan kecil baru dimulai…
Manusia itu memang kadang2x aneh, selalu mengharapkan sesuatu yang belum dia miliki. Setelah hal itupun dia miliki, pasti selalu minta hal lain lagi buat dia miliki, so complicated.
Hal pertama, hal yang aku rasa paling berat tentu saja jarak dan kondisi dimana besok aku bakalan jauh sama my lovelly ashu si RINA… hampir seluruh hidupku aku lewatkan berdua. Dan sekarang aku harus memulainya sendiri. Di Jakarta pula. Kota yang aku anggap destiny terakhir ketika aku merasa tidak ada kota lain yang bisa aku singgahi lagi. Dari dulu Jakarta memang selalu menjadi momok yang menakutkan buatku. Gak tau kenapa, aku begitu tidak ingin kesana, hikssss. Kota yang oleh orang lain selalu menjadi tujuan pencapain cita cita. Maaf Tuhan, bukan untukku! Aku selalu takut merasa teralienisasi di tempat yang mereka sebut dengan Ibu Kota.
Banyak banget hal yang bakalan aku rindukan dengan kebersamaan kita , Besok, mana bisa kita ngatain cowok yang lewat, mana bisa besok kita nunggak kost gara2x duitnya kita pake belanja, mana bisa ketika akhir bulan kita ribut nyari utangan sana sini gara2x duitnya abis kita pake beli ini itu, mana bisa besok kita saling berpegangan tangan ketika kita merasa dunia sedang tak bersahabat kepada kita. Mana bisa???? Oh God. What should I do? Aku merasa bisa menaklukan dunia kalo kita bersama, aku merasa bisa melewati semuanya ketika kita berdua, aku selalu merasa kuat kalo kita bersama. Lalu besok, siapa yang akan menjadi tumpuan ketika aku merasa tidak dianggap oleh dunia? Hhhhhh susah sekali Tuhan.
Aku begitu ingat, ketika tiap malam aku mengganggunya tidur. Dia selalu merasa kesal ketika bantal yang dia tiduri aku rebut, dia selalu merasa kesal ketika menjelang tidur aku selalu berkata “selamat malam kakaaaakkkk” dan sebelum dia menjawabku, aku tidak akan pernah berhenti mengganggunya. Dan selalu, jawabanmu terlambat. Membuatku semakin senang mengganggumu :(
Dan begitupun ketika bangun. Selalu ada dorongan buat mengganggumu sampe kamu kesal :))))
Kadang kadang aku selalu berfikir, kenapa orang lain bisa dengan mudah melewati semuanya sendiri? Kapan aku bisa seperti mereka? But ,… life’s must go on. Saat inilah yang dari dulu aku selalu takutkan. Hidup sendiri. :(
Aku bisa, mungkin hanya belum terbiasa. Tapi lagi lagi yang namanya proses itu memang tidak pernah menyenangkan. Selalu ada proses barterisasi dimana semuanya harus ditunggu dengan kesabaran.
Ada semacam perasaan kehilangan, meskipun baru takut.
Aku takut sendirian Tuhan, aku takut kehilangan semuanya. Aku takut jauh dari orang orang yang menyayangiku. Perasaan yang timbul bukan hanya sekedar imajiner, tapi lebih mendekati realita.. Terdengar kontradiktif ketika beberapa saat yang lalu aku begitu angkuhnya berkata bahwa aku bisa melewati semuanya sendiri. Aku begitu angkuhnya menolak semua anugerah limpahan sayang dari makhluk- makhlukMu Tuhan. Tapi sekarang, disaat aku mulai pergi, disaat semuanya juga mulai menjauh, justru semua anugerah yang aku tolak selama ini begitu aku butuhkan saat ini..
Kembalikan anugerahMu Tuhan, jangan sampai aku mengalami penyesalan yang kesekian kalinya.
Punggung punggung itu menjauh, dengan segala sakit hati mereka. Dan ketika sepersekian detik aku merasa baru saja membutuhkannya. Selalu saja seperti itu. Berapa kali aku harus berdoa memohon mereka kembali. Berapa kali juga aku harus meyakinkan aku sendiri biar perasaan itu gak kembali muncul suatu saat nanti. Dan dammit, selalu saja kembali, kembali dan terulang lagiiiiiiiiii raarrwwww!
Semuanya selalu mendadak, tak pernah ada waktu biar aku bisa siap dan bahagia mengakhiri segalanya :D
Hosh Hosh Hosh,.. jakil jakil jakil poreperrr… (Biasa, orang sunda :D )
Pagi ini aku bangun dengan kondisi seperti biasanya. Tak ada yang berbeda dengan hari hari kemarin. Cuma bedanya hari ini aku harus memulai hariku tanpa motor. Hmm sebenarnya lebih tepatnya udah 2 hari sih. Telepon papa pagi2x : “dek, motor paketin bentar yah, mau diurus pajak dan lain lainnya” Haduuhhh masa iya kemana2x kudu pake taxi???
Permasalahan utamanya sebenarnya di Jogja sekarang ini stok teman temanku sudah mulai menipis. Meskipun ada, aku gak mungkin dengan frontal meminta mereka kudu jemput aku disana jemput aku disini, anter aku kesana anter aku kesini. Aku cukup cerdas untuk tau kalo mereka juga punya kesibukan sendiri dibanding nganter jemput aku kesana sini. Kuputuskan buat menjalani hariku seperti biasanya aja. Semampu dan sebisaku. Terkesan agak lebay, tapi kenyataannya memang gak jauh2x dari kata lebay. Gak bisa bayangin kan mau kemana mana mbecak, ngojek, naksi, terus nyuruh njemput temen. Huft!
Well done, pagi ini aku bangun. Dan damn, aku bingung sapa yang mau nganter nganter aku hari ini. Padahal pagi ini aku kudu ada di suatu tempat jam 8. Dengan semangat juang ’45 aku mandi. Pas keluar kamar, kebetulan sekali, tetangga kost ada yang keluar. Hmm asik asik, nebeng sampe lampu merah… Sebenernya temen kostku yang satu ini udah berhati kayak malaikat banget nyuruh aku bawa motor dia aja. tapi kalo sewaktu2x dia mau pake gimana? makanya aku yang turun aja di lampu merah, tapi terima kasih naomi buat tawaran malaikatnya :)
Planning awal, dari lampu merah aku mau ngojek, ato gak, mbecak. Dan tenyata oh ternyata, abang ojek yang biasanya mangkal kok gak muncul yah batang idungnya. Yang muncul malah batang pohon udah busuk di sela sela got samping jalan :D
Ketika pada sepersekian detik aku punya ide cemerlang buat nyegat orang lewat aja. Dan berhasil berhasil berhasil berhasil!!!!! Ada mas mas berhenti pas aku kocar kacir nyuruh dia berhenti. Dengan kepercayaan diri yang tinggi akhirnya terjadi percakapan singkat kilat :
“mas, mau kemana?”
“mau ngampus mbk, kenapa?”
“Hmm kalo aku nebeng sampe Citrouli boleh gak mas?”
“Iya boleh mbak, naik aja”
Hmm dia masih pasang muka bingung, kaykanya sih bukan bingung, tapi super bingung :P ah bodo amatlah, daripada jakil, menguras keringat. Tidak ada salahnya mengorbankan sedikit harga diri. Kan kata pepatah, malu bertanya sesat dijalan, malu meminta rugi sendiri :P
Tadinya aku menganggap kalo ideku tadi itu adalah ide yang bener2x brilliant sepanjang masa. Sampe pas aku curhat sama temenku. Gak nyangka reaksi dia sedramatis itu. “Kamu tuh bikin malu aja deh, kenapa gak minta jemput aku aja, kamu gak tau apa kalo tingkahmu tadi itu merendahkan harga dirimu??” Hah?? Gubrak!! Aku kira aku pinter.
Lah kost dia di gejayan, kostku di jalan laksda adisucipto, terbentang jarak antara kita kayak jarak Jogja Tasik tuh. #lebay . Masa iya dengan begitu penuh penyiksaan aku minta dia anter jemput seenak ketekku.. kan aku abang, hahahha jadi inget ipin upin :D
Ternyata perbedaan antara harga diri dan meminta bantuan itu sebegitu tipisnya yah?? Dan hal ini juga yang membuatku berfikir : "mungkin, disinlah peran seorang PACAR dibutuhkan!!!!"
Malam ini, baru beberapa detik yang lalu aku membuka pintu kamar kost. Rasanya gak sabar pengen cepat cepat buka laptop, menulis, menulis dan menghabiskan tangisku. Setelah beberapa lama, baru kali ini aku menangis lagi sebegini susahnya untuk kuhentikan. Rasanya, pengen aku peluk kakek tua itu..:(
Awalnya, kemarin malam, waktu itu pukul 20.00 kurang sedikit. Kurangnya gak begitu jelas, karena jam di tanganku ketepatannya agak sulit dipercaya. Ngawur tuh jam tangan. Aku makan di sekitaran santan, perum TNI AU atau lebih tepatnya seberang kostku… duh bingung ni, dari mana mulainya yah?:(
Tepat diseberang tempatku makan, ada sesosok gerobak didorong2x kakek tua. Rambutnya nyaris putih semua. Jaketnya tebal dan lusuh. Mukanya… oh Tuhan, muka itu yang membuatku gak bisa berhenti meneteskan air mata sampe sekarang. Terdengar agak lebay, tapi untuk tulisanku yang satu ini, kotak tertawaku benar2x hilang gak tau mampir kemana. Pokoknya yang aku pengen cuma nangis nangis nangiissss. Di usianya yang aku perkirakan lebih dari seabad, kakek tua itu masih begitu tanpa beban mencari uang. Aku malu, di usiaku yang sebenaranya produktif banget, uangpun aku masih minta mama papa. Dan sehari saja uang kirimanku datang terlambat, aku blingsatan kayak cacing dijemur di pante.
Kakek tua itu pedagang wedang ronde. Kalo di Jogja, wedang ronde itu semacam minuman anget dari jahe kalo gak salah, ada roti sama kacangnya. Eh ada tambahan bakso kecil2xnya juga. Rasanya sih kayak moci. Ga ada alasan kalo aku gak membeli wedang ronde-nya kakek tua itu. Aku pernah dikasih tau mama, “Orang baik itu auranya udah keliatan” katanya. Dan aku yakin, aura kakek tua itu benar2x gak bisa disembunyikan. Memancar kayak sinar gama yang bisa nembus atmosfer bumi, heheheh
Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, aku menghampirinya, Oh Tuhan, ramahnya kakek tua itu, pintar pula. Aku benar2x jatuh cinta pada pandangan pertama. Aku lihat, semua toplesnya masih penuh terisi. Aku perkirakan baru beberapa orang saja yang membeli wedang ronde-nya. Kalo ini awal bulan, kalo dompetku tebal berisi duit, pengen banget aku membeli semua isi gerobak itu. Banyak hal yang aku tanyakan. Berharap aku punya cukup banyak waktu untuk mencuri sedikit semangat hidup darinya. Dia bilang udah berjualan 26 tahun. Lebih dari seumur hidupku di dunia. Inget kek, When you’ve cried so long and your heart is in anguish…
God has counted your tears... :)
Dan malam ini, kali kedua Tuhan mencoba menguji rasa manusiawiku. Lagi lagi aku dipertemukan dengan kakek tua itu. Pagi tadi, isi dompetku hanya selembar uang warna hijau alias 20rb. Dan na’asnya, itulah duit terakhirku sampe akhir bulan. Sebelum nanti aku belingsatan minta pinjem sana sini. hahah :P Akhirnya aku bisa menyisakan 7 ribu terakhirku untuk makan malam sekarang. Aku pernah berjanji, bagaimanapun keadaanku, bagaimanapun aku ga ada duit, tapi ketika Tuhan membiarkan mataku melihat muka tua itu, rasanya ga ada alasan yang lebih rasional kecuali aku memang harus menghampiri dan membeli lagi membeli lagi. When something joyful happens and you are filled with awe… God has smiled upon you.
Ya Tuhan, bagaimana caraku menjelaskan biar perasaanku tergambarkan?? Kenapa terdengar begitu berlebihan? Ramahnya, semangatnya, raut mukanya, jaket lusuhnya, cara berjalannya, selalu membuatku menangis. Selalu berhasil membuat rasa kemanusiaanku yang akhir akhir ini nyaris hilang, selalu tumbuh subur tanpa hama. Bahkan tanpa bantuan pestisida.
Tuhan, aku tidak mengenalnya, tapi lewat doa’ku, aku benar2x menitipkan kakek tua itu untuk Kau jaga..:)
Malam ini, aku bengong gak karu2xan, Banyak sekali hal yang aku pikirkan sore ini. Hmm kalo dibikin buku, kamus yang tebelnya satu milyar itu mah lewat deh,.. Banyak sekali list kebingungan sore ini, mulai dari pertimbangan mending mandi apa kagak, tar malem mau makan dimana, sama siapa, sedang berbuat apa, loh loh loh…
Baru aja aku memutuskan buat mandi, hmmm ting ting ada sms. Daaannn isinya dari nomor gak dikenal gak tau dari siapa. Isinya bikin aku males mandi deh, isinya pengen aku ngakak di atas kasur empuk dan lanjutin tidur aja dah ) #gak nyambung
Dan dari situ aku jadi punya inspiration buat nulis blog aja, mengangkat topic yang kira2x akan berguna buat kelangsungan cowok2x yang lagi dalam proses pedekate pada cewek model apapun, bentuk apapun dan dari kalangan manapun. Intinya itu Cuma satu, *kita boleh aja bermimpi bisa dapetin cewek manapun (*cowok). Meskipun pada hakikatnya cowok tsb ditakdirkan tidak dianugerahi ketampanan kayak Tao Ming Tse, gak dianugerahi ketajiran kayak pangeran Williams, gak dikasih sifat cool kayak Wua Ce le (gimana sih nulisnya?), tappiiiiii kuncinya itu Cuma satu, selain percaya diri (PDWJ = percaya diri walau wajah jelek), juga yang diperlukan itu adalah cara yang gak norak!!!!!
Mari kita cipatakan sebuah filosofi dari sebuah simulasi, contoh kesalahan yang terlalu banyak dilakukan cowok2x jaman sekarang ketika berlangsungnya pedekate :
1.Cara mengirim sms
kalo aku norak, masalah??? :))
“Hmm kalo tar malem kamu jalan sama aku, cowok kamu tar marah dong???” Basssiiiiiiii bbbooooyyyyyyy!!!!! Do you thiiiiing, dengan Lo sms kayak gitu terus berharap si cewek bakalan bales gini, “Hmmm nggak kok, aku blom punya cowok” hahahah mungkin pada sebagian cewek yang memiliki pandangan gak jauh kedepan, hal itu mungkin akan berhasil. Tapi you know guy’s, cewek2x sekarang udah gak sealim jaman Ibu Kita Kartini lagi. Kalo ideku si mending kamu langsung aja ajak “Hmmm jalan yuk!” simple kan?? Kalo misalkan si cewek bilang ayok ya jalan, kalo si cewek bilang gak mau, ya terima nasib, jangan jadi marah2x buat menutupi rasa malu akibat adanya penolakan.
2.Pamer ember kewer kewer, Fyuuhhhh
Eh kemaren bokap gue baru ngirim duit satu milyar, bingung ni mau dikemanain. Biasanya sih kalo duitnya gak abis dalam waktu seminggu, biasanya gue disiksa sama bokap. Eh mobil gue strada keluaran terbaru ni, tar malem pake boil yang itu aja yah. Terus, kalo mobilmu strada, njuurrr ngopo?? Buset deh bo, kayaknya tu orang baru dapet kuis tebak tebak berhadiah deh, tadinya jakil terus punya mobil. Malah curiganya yang dia punya tuh pick up yang buat ngangkut sayur. Emang lo kira semua cewek bisa lo beli pake duit??? Hoeekkssss…
3.Ngebet banget kayak kebelet puph :P
Contoh cowok cool, hahah
Sms sehari 3 kali bak minum obat cacing, telepon tiap detik Cuma nanyain lagi apa, wall2an di jejaring social dengan missi memamerkan pada seluruh dunia kalo mereka itu pasangan saingannya romi karo juleha. Common people, Bersikaplah sedikit coll, tunjukan kalo kamu tuh bermartabat. Sok jaim kek, walaupun pada kenyataannya jaim itu kadang2x malah jadi boomerang buat kelangsungan proses pedekate kamu. Hmm sebenernya sih semuanya tergantung reaksi dari targetnya. Seperti kata pepatah, ada aksi ada reaksi. Disitulah kita sebagai cowok harus pintar beranalisa, kalo perlu ikutin tuh mata kuliah phsycologi. Ato kalo perlu, ikut les, plus minta diajarin tuh sama Team Human Resourch Development. Belajar menganalisa mimik wajah “tuh kalo ekspresinya kayak gitu, kalian itu gayung bersambut apa kagak” dengan analisa seperti itu, resiko patah hati akan semakin terminimalisir.
4.Maksa
Baru2x ini ada perundang- undangan di Negara kita malah lagi rame- ramenya diperbincangkan. Contohnya dengan adanya UU yang mengatur tentang “perbuatan yang tidak menyenangkan” tertuang dalam Pasal 335 ayat (1) KUH Pidana dapat dilakukan penahanan meskipun ancaman hukumannya paling lama 1 (satu) tahun. Nah, hubungannya dengan kasus kesalahan dalam pedekate, adalah bahwa sekarang ini banyak sekali cowok2x yang udah jelas jelas si cewek gak suka sama dia, tapi masiiiiihhhhh aja dikejar sampe lubang semutpun masih aja dikejar terus. Sebenarnya hal itu adalah salah adanya. Kenapa kalian gak mencoba mencari cewek lain aja yang lebih cantik terus kalian pamerin kedepan tuh cewek yang nolak kalian??? Bukannya dengan begitu si cewek bakalan ngerasa ciut seketika? Kalo gak nemu cewek cantik, ya sewa temen ato apa kek gitu. Banyak jalan menuju roma irama boy! Hahaha
Sebenarnya masih banyak hal konyol lain yang sering cowok lakukan kalo lagi pedekate, apalagi kalo mereka udah mengendus signal2x penolakan. Kebanyakan mereka sering melakukan hal bodoh yang menggugah selera ketawa. Tapi ya tentu saja, ceramahku diatas cuma berdasarkan sebuah sudut pandang yang aku tarik garis lurus serta menyambungkan benang merah dari semua sudutnya. Dan terciptalah pemikiran simpleku, siapa tau bisa jadi bahan inspirasi pencarian judul skripsi, hehehheeh
Kalo kata mbak upi pacarnya vino my lovelly, “Saya gak jual moral jadi gak terima pesanan moral. Saya mengerjakan apa yang saya suka”. Hmmm So do I mbak upi…
Intinya, saya menerima pujian, tapi tidak menerima kritikan, hahhaha Assalamu’alaikuuummmm!!!
Hmm pagi ini aku bingung dan menelaah berbagai filosofi tentang sifat jelekku “pemaaf”. Mulanya aku akan sangat membenci seseorang sampe mati, tentu saja ada alasan khusus kenapa aku begitu membenci seseorang. Tetapiii semua kebencian itu akan segera luntur kayak baju merah direndem rinso,.. Luntur kayak ibu hamil keguguran,.. begitu cepat dan begitu mudah sampe akupun gak bakalan sempet menghitung berapa detik rasa benci itu bisa hilang begitu saja. Hanya dengan ucapan “maaf”, kebencian itu luntur riuh rendah :D.
Bagiku, teori kebencian yang berbunyi “ Kalo minta maaf berguna, buat apa ada polisi” sepertinya tidak berlaku. Maaf kalo aku terlahir sebagai insan mulia yang suci, intelektual sejati, berbudi pekerti, tau diri, mampu membaca, memahami, dan mampu mengikuti isi hati orang yang kucintai serta memiliki sederet kebaikan lainnya lagi. #Hahahahah
Untuk satu hal, kadang kadang aku tak pernah ingin memilikinya (pemaaf) #untuk orang2x tertentu.
Lo bisa bayangin gak sih??? Dulu yah, dia (sebut saja namanya tora).
Jaman dulu ketika itu aku masih sangat muda belia, tidak tau tentang cinta apalagi dusta #sinetron banget. Ketika itu, aku diprediksikan masih berumur 20-an. Dulu, nyambi kuliah aku punya side job “operator warnet” . Hmm jam 20:00 waktunya pergantian shift. Rina tergopoh2xmenghampiriku, “eh eh tau gak, ada ope lumayan tuh dibawah”, katanya. Pertama ketemu di warnet, aku langsung naksir sir sir setengah mampus. Terus dengan penuh kepercayaan diri yang tinggi dan semangat hidup yang gak kalah tinggi, didukung dengan postur tubuh yang sebenarnya tidak begitu tinggi , akhirnya aku memutar otak setengah mati mencari jalan gimana cara biar aku bisa kenalan dengan mas tora itu. Tau namanya-pun cukup ketika itu. Daaannn,.. clink!!!! Akhirnya aku menemukan briliand idea. *Pura2x ketinggalan flash* “maaf mas, tadi aku ngambil data dimeja operator, flashku kayaknya ketinggalan deh” Dalam hatiku cekikikan gak jelas. Yess yess yesss.. ihirrrrr asik!
Hari berlalu musim berganti, Angin tau, pepohonan juga tau, kalo ternyata dari situlah awal semuanya terjadi, Hahah :D Dan endingnya seperti kebanyakan cerita pada umumnya, kita pacaran jugaaa… :D:D kata orang, asal kita yakin semuanya bisa kita dapatkan, dan surelly Tuhan akan selalu membukakan jalan buat kita meraihnya.
Awalnya semuanya berjalan tanpa ada kerikil apapun, bahkan kerikil sekecil upilpun tak ada. Sampe pacaran kita mengijakkan kakinya di 4 bulan pertama, semuanya terasa berbeda. Dan namanya cinte, buta aja ni mata. Begitu banyak temen2xku yang berusaha mencoba menawarkan berbagai alternative buat menyadarkanku kalo ternyata mas tora itu bukan cowok baik. Dilihat dari berbagai segi, mulai dari segi kebaikan, kharisma, pengorbanan, kesabaran, semuanya nilai mas tora tuh big zero dehh… Si rina menawarkanku berobat ke dukun, siapa tau aku dipelet (dia jiwa mistisnya emang kuat), si emer menawarkanku pergi ke phsikolog (agak berfikir realistis temenku yg satu ini), Si mariana menyarankanku pulang kampung aja buat hibernasi, si ratna malah nyuruh aku cari pacar baru aja biar sadar kalo ternyata masih banyak cowok baik dan memiliki bnayak kelebihan lagi selain dia… Tapiiiiii yang namnya cinte tuh susaaaaahhh boo,..
Hingga tibalah saat dimana aku tersadar dari semua sihirnya selama ini. Aku baru tau kalo dia tuh jahatnya melebihi jahatnya ibu tiri, melebihi jahatnya pak kostku yang di jalan gejayan itu, melebihi jahatnya bu guru terkiller pas aku SMP. Dan akhirnya kuputuskan untuk berpisah saja, ceiiileeeehhh J)
Buat beberapa lama aku begitu bersyukur pada Tuhan aku gak pernah dipertemukan lagi semenjak kejadian tragis (putus-red) di malam itu, hehehe..
Pokoknya intinya semuanya terasa berat pada awalnya, dan ternyata biasa saja pada akhirnya. :P sampe aku menemukan seseorang lagi yang ternyata bisa membuatku bermimpi di siang bolong, seseorang yang bisa membuatku terbang tanpa bantuan balon udara, seseorang yang bisa membuatku bermimpi walaupun aku gak tidur, #lebay walaupun pada akhirnya si mas B itu juga menghilang juga, hehehe (putus lagi cintakuuu putus lagi cintakuu) Hondaaa wer ewer eweerrr :P
Hmmm kebencian itu semakin memuncak dan menggunung ketika pada setiap harinya aku semakin menyadari dan teringat begitu kejam dan jahatnya dia sama aku dulu. Walaupun sebenarnya aku gak tau konteks jahat seperti apa yang ada di fikiranku. Suatu hari gda petir gda angin dia (si orang jahat itu) dengan gak tau dirinya chat aku gini : “Eh jalan yuk, maen, kemana kek gitu” Gubrak!!!! Buset dah ini orang, gak tau diri banget… dan pada saat itu juga kebencianku selama ini yang udah aku pupuk dan semprot pake pestisida itupun luntur seketika, Fyuuuhhhh
Inti dari kuliah tujuh menit barusan adalah, apakah ada diantara kalian yang ingin seperti aku?? Dimana rasa benci itu bisa luntur begitu mudahnya?? Fyuhhh aku gak mau, aku pengen selalu benci benci dan benci L
Cerita ini bukanlah fiktif belaka apabila ada kejadian dan kesamaan itu merupakan kebetulan saja terima kasih hihihihihii.. :P
Katanya sih bukan orang jogja kalo blm foto disini, yup, Tugu Yogyakarta
Kehidupan itu seperti bawang Bombay, ketika kita mengupasnya sesiung demi sesiung, ada kalanya kita dibuat menangis. Tapi belajarlah besyukur meski belom cukup. Intinya, akhir2x ini sebenarnya aku sangat malas membicarakan tentang kepergianku dari Jogja yang sebentar lagi akan kulakukan :(. Sampe membayangkannya pun aku enggan banget. Disini aku menemukan seseorang dan kalo dikalikan, dibagi, dikurangi dan dikuadratkan sigma 5 akan mendapat hasil = “seseorang” itu jadi beberapa orang. Hmm banyak sekali yang aku dapatkan dan temukan disini. Sore kemaren aku menemukan paku dijalan dan membuat motor temenku gembos, terus tadi pagi aku menemukan gumpalan rambut di lubang toilet, huh siapa yang buang rambut ke kloset si? Hayaahh ngelantur dah. Sebenarnya satu yang belom aku temukan di Jogja, Nemu duit seratus ribu dijalan, hehehe itu kyknya seingetku belom pernah deh :D. Tapi yang terpenting disini aku menemukan kalian teman temanku, Bersyukur sekali aku bertemu dengan beberapa orang dengan karakterisitik yang berbeda, Beruntungnya aku menemukan kalian dengan keajaiban Tuhan melahirkan kalian dari rahim Ibu kalian dengan tabiat yang berbeda beda. Hidupku benar benar jadi penuh warna sekali. Aku gak perlu repot2x beli kuas sama krayon ke Toko Merah buat mewarnai hidupku, dengan adanya kalian, aku jadi merasa bahwa hidupku lebih hidup.
Hmm 4 Tahun lebih = waktu. Dan ajaib sekali, rasanya baru kemaren aku sampe di Jogja. Itulah makna yang aku dapat dari keajaiban sebuah waktu. Sering banget aku bertanya, "Waktu", siapa yg punya?? boleh kubeli?? kalo kubeli, akan kuputar kebeberapa saat sebelum sekarang,..
Jogja Map
Kalo lagi gak sadar, aku begitu benci dengan waktu, kenapa dia gak mencoba berhenti untuk memberikanku sejenak ruang biar aku bisa lebih lama disini. Tapi lagi lagi aku kembali berbincang dengan kucing tetangga yang lewat, dan dia malah menjawab “Semuanya hanya membutuhkan waktu dan proses” lagi dan lagi lagi dan lagi, ternyata waktu jugalah yang akan membantuku mengikhlaskan semuanya… mencoba melupakan sedikit demi sedikit semua kasus dan perkara yang menimpaku disini. Berattt banget rasanya. Kalo diinget2x berapa kali juga aku terlibat Pasal 287 ayat (2) UU No 22 Tahun 2009 tentang pnerobosan rambu lalu lintas. Belom lagi Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1) tentang kepemilikan SIM. Hmm semuanya mulai aku sukai. Walaupun pada saat itu rasanya aku pengen ngasih permen bom buat tuh polisi, rasanya pengen aku mutilasi tuh polisi, seenaknya aja menindas makhluk mungil tak berdaya ini :D.
Hal pertama yang mendorongku dan membuatku mengambil keputusan buat capcus dari Jogja adalah karena ternyata aku sedang bingung menata masa depan,.. Udah lulus mw jadi apa? Udah merried mw jadi apa? apa jadi bu rumah tangga yang hanya bisa membahagiakan suami dengan kecantikan yang tak seberapa?? Hmm dewasa itu memang complicated banget.
Kalo lagi kere, nongkrong disini
Coba ada seseorang disampingku, coba ada yang menyadarkanku, Coba ada yang memberiku jampi jampi dan memnyembur mukaku dengan aer kumur2x pak dukun, Coba aku bisa melihat sekitarku, atau duduk disampingnya pun cukup, untuk menyadarkanku kalo semua orang itu punya masalah... "Bukan cuma aku"
Seringkali kita mendapat kekuatan, keberanian, dan keyakinan dari setiap pengalaman yang membuatmu berhenti sejenak utk menghadapi rasa takutmu,... utk saat ini biarkan aku terlarut dlm rasa takutku karena besok aku yakin aku berani.
Sebenarnya masalahku cuma satu, aku tidak terlalu suka dengan perubahan. Hal apapun itu, aku gak suka perubahan!!!
Sebut saja saya Rini (nama sebenarnya-red), umur 22 tahun, status : belum menikah.Sore ini, Tanggal,.. hmm tanggal berapa yah, #cekhenfon. Oo sekarang tepatnya tanggal 8 April 2011. Saya melamun, mencoba membuka2x folder masa lalu yang mulai berantakan. Mengingat ingat jaman es de sebelom masehi. Duh mama, mohon instal flashget di hatimu agar bisa mendownload permintaan maafku… hiks,..
Suatu hari, dikala kita duduk di tepi pantai,.. wew malah bersenandung nacita, heheh hmm Waktu itu bulan puasa, hari itu hari perdanaku menjalankan puasa. Kelas 1 SD. Jam 03.00 mama membangunkanku. Aku bangun dengan penuh suka cita. Aku udah bayangin hadiah besar apa yang bakalan aku dapet kalo aku tuntas puasa sampe sore. Jam 6 pagi bangun tidur, aku mulai kriyip2x membuka mata dan bersiap menjalankan rutinitas hari itu. Begitu semangatnya aku,.. dan terhenti ketika jam menunjukkan pukul 10.00. Ada anak kelas lain yang dengan teganya membeli es serut depan sekolah. Benar2x tidak berperikemanusiaan dan prikeadilan. Pengennya aku laporkan pada tuhan tentang kejahatan dia hari itu. Rasanya aku berdosa banget gak ikut makan es serut itu, hahaha :D. Hmm langkahku gontai ketika hari semakin siang, rasanya aku mau mati mendapati hari2xku terlalui tanpa es degan, es serut, dan gak boleh ngecengin anak ES de sebelah :P Kata pak ustad, kalo lagi puasa kita gak boleh suka2xan sama cowok. :(
Tersangka Utama
Dan tibalah waktu sholat dzuhur. Ketika itu, mama mengajakku berwudhu di belakang rumah. Dan ketika itulah ada semacam briliand idea terlintas difikiranku. Hmm dan ketika dalam wudhu ada session dimana kita kumur2x, disaat itulah hawa licik mulai menyerang fikiranku semakin nyata dan semakin menggebu2x. Akhirnya dengan penuh suka cita aku telen tuh air kumur2x wudhu, hahaha puas rasanya aku minum dengan alibi air ketelen. Dengan begitu aku menyimpulkan bahwa puasanya gak batal, dan hadiah berpuasa hari ini akan segera kudapatkan. Asssikkk yesss :D
Dengan penuh kecurigaan, mama yang sudah barang tentu tau gelagat licikku, dengan tiba2x menyetopku berwudhu. Deg!!!! Ow,.. I hate this part!!! Mampussss gawat ni, bakalan batal rencana guee.Dan dengan muka nahan ketawa, mama melihatku. Trus beliau bilang, hmm kok aer kumur2xnya gak dibuang lagi? Ketelen ya??? Aku masih ingat betul bagaimana ekspresinya kala itu. Shit, isin maku, dengan penuh penyesalan, akhirnya aku menjalankan plan B. Dimana aku sudah menyusun matang2x apa yang sebaiknya aku lakukan kalo ketauan, yup, pura2x kesedak aer gitu, uhuk uhuk uhuk,.. kayaknya aku sakit deh mah, hoalah,.... dengan pura2x kaget, akhirnya mama membolehkanku minum dan makan, hahaha yes!!! Padahal aku tau kalo si mamah pada waktu itu ga ada percayanya sama sekali, tapi begitulah mama, selalu mencoba mengerti. Hadoowhh I want to restart my life huks huks Kalo aku haus, manusiawi kan mah?
Hampir setiap hari aku bangun dengan keadaaan sakit perut. Alasannya Cuma satu, kewajiban buat ngasih setoran ke kamar mandi yang gak bisa dielakan lagi tiap pagi,.. hampir aku mencoba semua cara biar penyakit yang satu itu gak terus terusan menggangguku tiap pagi,.. Mulai dari berdoa pada yang maha kuasa, mencoba tidur lebih larut, sampe pergi ke dukun cabul, loh? berharapnya si datangnya agak siangan gitu,.. biar aku bisa bobok manis kayak lupis,.. healaah :P
Sebenar benarnya adanya, bahwasanya ternyata paragraph diatas itu uma foreplay saja,.. saya ingin sedikit bercerita tentang penyakit yang menurut saya gak ada obatnya belakangan ini, mungkin hanya dengan kehendak Yang Maha Kuasa semuanya bisa disembuhkan. Bukan,.. bukan tentang penyakit biologis ato semacamnya, tapi lebih tepatnya penyakit hati,.. kalo menurut Opick obat hati itu ada 5 perkara, menurutku obat hati itu Cuma pasrah, hihihi
Dan berdasarkan survey lapangan yang dilakukan oleh BNN menyebutkan dan menyimpulkan bahwa penyakitku itu adalah IRI alias SIRIK alias MUSYRIK (buat option yang terakhir kayaknya agak ngelantur) dan wellllll, saya selalu iri melihat semua kelebihan orang lain,.. dan perlu digarisbawahi, saya paling gak suka liat cowok ganteng punya cewek,.. dan lebih gak suka lagi kalo ternyata ceweknya cantik luar biasa kayak artis, hahah Pokoknya aku iri iri iri dengan semua keterbatasan yang aku punya. Siang malam aku mencoba berbincang dengan Tuhan, dan lewat imajinasiku sendiri, Tuhan sudah menjawab dan menampar lembut mukaku. Katanya, disamping semua kekuranganku, aku punya banyak kelebihan yang orang lain gak punya.
Kata sebagian orang, jomblo itu anugerah. You know what? karena moto utamaku “Kita jomblo bukan gak laku, tapi lebih tepatnya karena nasib” sebenarnya hakikat utamanya, belom ada orang yang beruntung aja yang bisa mendapatkan kita. Walaupun Cuma kata kata penghibur, tapi itu cukup ampuh buat alibi atas semua pertanyaan seputar kasus kejombloan itu sendiri. Godaan orang jomblo memang berat, mulai dari datangnya cercaan hinaan dan ledekan, hahahahhhah tapi gak sedikit yang memujiku,... " bagus2 bertahan dalam kejombloan, jarang ada yg bisa kyk gitu " hahhaha sompretttt,,,, sama aja,..
Pernah terpikirkan gak, buat mencari pacar sembarangan. Mungut di tong sampah gitu, ato kalo gak, nyolek tukang lupis pinggir jalan, ato yang lebih parah lagi, kita ngajakin mantan balikan,.. ooo no no no noooo. Sebenarnya balikan sama mantan itu no big deal si, tapi berdasarkan undang undang bobogohan, hal itu musyrik adanya :P. Agak sering aku mendengar selentingan kucing mampir di kupingku yang imut ini. “kamu pilih2x si cari cowok, makanya gak dapet2x” Gubrak!!! Heloo, kita nyari pacar itu dengan orientasi jelas ke depan, mencari ayah buat anak2x kita nanti, hoeekk!!! Lah kalo kita sembarangan nyari cowok, gak menutup kemungkinan bahwa orang itu gak peduli dengan nasib dan hajat hidup anak kita kelak. Oke oke, aku terlalu mimpi buat memikirkan masalah perkembang biakan, kalo begitu mari kita tengok efek jangka pendeknya. Ketika kita memutuskan buat mencari pacar sembarangan tanpa pikir panjang, ketika itulah nasib kebahagiaanmu dipertaruhkan. Emang Lo kira pacaran itu gak perlu pake hati???? Nyari cowok itu gampang, tapi nyari yang srek dan membuat deg deg ser itulah yang rumit,… serumit nyari upil ditumpukkan bubur, serumit nyari butiran merica di onggokkan sup :P Rumit kan??? No pacar no cry, merdeka!!!
Kadang kadang cowok itu sama aja kayak virus, kalo kita gak lagi memerlukannya dia datang dan berusaha meng-instal dirinya dan menggunakan semua sumber daya yang ada, ketika kita berusaha meng-uninstal kita akan kehilangan semuanya. Jika kita gak berusaha meng-unintsalnya maka kita pun akan kehilangan juga. Loh? sama aja yah ternyata ujungnya kehilangan, cape dahhh
Aku mencari seseorang yg bisa membuatku masih bisa tersenyum sekalipun aku lagi sakit gigi,... seseorang yang selalu membuatku tersenyum meskipun aku lagi migrain, meskipun aku lagi dismenore, meskipun aku lagi kesemutan, meskipun aku lagi ketombean..
aku yakin semua org nyari cowok cakep, tajir mungkin pertimbangan kedua (money is not everythink but, no money everythink is nothink), tapi ada hal yang sangat mendasar ketika kita menemukan itu semua pada sesosok cowok, yaitu tentang hal kecil bernama "kenyamanan" setelah dipikir2x sepertinya itu faktor utama, cakep bisa di vermak, tajir bisa dapet warisan ortunya, baik pasti bawaan lahir, tapi nyaman itu kodrat Tuhan....
Jogja dan semua isinya sudah memberiku banyak inspirasi untuk hidup lebih hidup. Intinya, Jogja mampu mengisi seperempat isi buku hidupku.. hmm terima kasih buat semua makhluk Tuhan disini yang sudah memberikan warna warna berbeda dalam buku hidupku sekarang.
Masih begitu ingat ketika suatu pagi sesosok makhluk kecil berjalan berdua menginjakan kaki kedua kalinya di Jogjakarta (kunjungan kedua setelah kunjungan pertama dulu study tour pas jaman es em a-red) mencari tempat registrasi pendaftraan kuliah, Yuppp pasti kalian sebagian ada yang tau bahwa dua makhluk kecil itu tentu saja daku dan dirinya. Hmm no.. no.. no .. bukan pacar atau apapun itu namanya, tapi Rina, hmm sek sek sek nek diinget2x ada tambahan satu personil lagi, my lovelly daddy,.. :D aku mencoba melihat sekelilingku, mengamati satu persatu makhluk yang berkeliaran bau ketek dan menyenggol nyenggol2x makhluk kecil yang tak berdaya ini, :D batinku, kenapa mereka begitu rapi dengan sepatu sepatu docmart-nya, dengan kemeja kemeja mango-nya… dan heyy… sebentar2x, apa itu makhluk ganteng disamping mereka??? Oo pacarnya ternyata. Terus aku menengok sampingku, hmmm daddy,.. kau memang mampu menggantikan peran dari siapapun yang aku butuhkan. Tak terhitung betapa aku mencintaimu :)
Hari pertama kuliah, aku dipertemukan dengan banyak sosok dan akhirnya dari sekian ribu temanku di kampus, aku hanya menjaring beberapa orang saja jadi temanku #nggaya :D. Seseorang yang aku rasa memiliki kesamaan visi, misi, dedikasi, dan tentu saja kesamaan strategi berperang. Berperang melawan waktu break (ngantin cuy :P ) yang begitu lamaaaa, strategi melawan betapa tugas itu selalu menggerogoti kreativitas kami waktu itu, strategi melawan hawa bolos dan partner yang bisa diajak berunding “kira kira apa jalan keluar dan alasan kita membolos hari ini yah?” hmm Yup, kutemukan sosok mereka dalam CV2x yang terjaring dalam imajiku,.. mereka adalah pahlawan2x dan pahlawati dalam hidupku selama di jogja.
1. Rina Ariane Dalam CV tertulis bahwa she is my twinny… yaelaaahh, dia mah gak usah dibahas dah, udah aku boyong dari kampung je, hahaha :D 2. Mariana (sekarang dia menjadi guru bantu di salah satu sekolah swasta, great!) 3. Emeresiana (Admin and accounting staff di salah satu perusahaan di Ibu koteee gan) 4. Ratnawati (Accounting staff di salah satu CV di Yogyakarta) 5. Berliana (exchange student in spiring semester in chainaaaaa)
Itulah rekan rekan meeting di wilayah real estate dengan apartemen satu ruangan lengkap dengan tipe studio dan dua kamar tidur type Cape Cod dengan halaman luas di depannya (Kebun mangga- red) setiap kali kita tidak berhasil melawan hawa pembolosan.. hihihi Sebenernya yang dicetak miring diatas itulah kamar kostku, dan sebenernya juga, gak sedramatis itu sih kenyataannya, heheh :D
Imajiku menerawang ketika ada seseorang dari mereka melihat foto jaman dulu dimana dosa belum banyak menghampiriku :D mereka mengatakan “buset deh cuk, raymu ndeso tenan” Gubrak!! Aku ngakak liat transparansi diriku sediri yang tercetak di foto itu. Dan akhir2x ini aku memang selalu tertarik pada hal2x yang berbau masa lalu,.. seperti memberiku kekuatan buat menghadapi pahlawan2x selanjutnya penerus mereka.
Sekarang ini, misiku adalah melacak kepergian mereka yang sebetulnya tidak perlu aku lacak, lah wes ngerti jeee :P dan pelajaran penting dari kultum tadi adalah the best thing in life is funding someone who know all your mistake,.. Itulah mereka.
Dan selanjutnya masalah cowok,... Aku juga masih begitu ingat ketika suatu hari dimana aku merenungkan pengalaman. Dan mengingat berapa kali aku berkata, “Ini dia, akhirnya aku menemukan seseorang” dan aku ingat betul waktu yang tersisa setelah aku berkata seperti itu akan sangat singkat dan cepat. Fyuuhhh… dan berapa kali juga aku harus mengingat ketika aku tersadar bahwa kenyataan berakhir dengan sangat berbeda. Tapi jarang dari kita yang tersadar dan bersyukur mengambil bait demi bait dari sebuah pelajaran. Yup betul sekali, pelajaran hidup!!! Proses itu kadang rasanya tidak pernah enak, tidak se-enak dan se-gratis ketika kita melakukan sebuah kegiatan yang bernama “dreaming”. Sebagian dari kita pasti berusaha meluluhkan proses itu sendiri dengan mencoba dan melakukan kesalahan : Putus cinta, rujuk, kesempatan yang terlewatkan, dan salah pengertian. Dan sayangnya, untuk urusan yang satu itu, intuisiku selalu salah seringkali membuatku merasa bodoh. Intinya, aku ki ra iso nek kudu milih cowok baik hati dan berdedikasi tinggi. Selaluuu selaluuu dan selaluuuu salah pilih.. Kadang aku selalu berfikir, apakah kita harus bertemu dengan beberapa bajingan sebelum akhirnya menemukan laki laki??? Hmm timbul ke-parnoan tertentu sekarang dimana aku merasa bahwa relationship membuatku hypothermia akut di siang hari, dengan gejala : tubuh menggigil, jari kriput, idung meler, mata berkunang2x, siang hari berasa malam,.. #gubrak!!!!
“If I promise Not to kill U,... Can i have a hug??” so stupid!!! Kadang aku ingin punya pulau sendiri dimana tidak ada jam dan kalender di dalamnya,..
Hmm hi guy’s,… yup tepat sekali, topik yang ingin saya angkat dari saya lahir sampe play group sampe es em pe sampe es em a dan akhirnya saya lulus tahun kmren dari salah satu universitas negeri di Yogyakarta,.. (pamer :D padahal sekarang nganggur). Polemik tentang kematrean cewek sunda yang belakang ini semakin ramah menyapa kuping saya lebih tepat dikatakan euphoria . Karena seringnya hal tersebut dipertanyakan kepada saya belakangan ini memang semakin membuat bulu kuduk berdiri, membuat bulu kaki rontok, rahang terkunci dan gigi gemerutuk,,, haiss , Kenapa saya katakan ramah?? Karena saya memang tidak keberatan dengan pendapat demikian,… hal ini mewakili ketepatan anggapan yang mendasari : orang ingin menjelajah pikiran manusia dan sangat senang melakukannya.
Akhir akhir ini sering aku dapati, (loh kok jadi aku, tadi kan bilang “saya” hmm ya sudah “aku” ajalah) pertanyaan seputar hal itu. Aku selalu menjawab kepada mereka bahwa pada dasarnya secara harfiah tanpa mengesampingkan subjek dan objeknya, cewek itu matre. Matre disini memiliki konotasi yang lumayan positif untukku. Selalu terngiang petuah dari seorang bijak kehidupan, bahwa cewek matre itu cewek yang cerdas. Mereka punya orientasi masa depan yang tidak diragukan lagi. Ada yang pernah tau dan mendengar bahwa kebutuhan hidup itu bisa dibeli dengan hal lain kecuali materi? Nggak kan? Nahh berarti jelaslah sudah bahwa hidup dan materi itu tidak bisa dipisahkan semudah kita memisahkan upil dari idung, semudah kita memisahkan belek dari mata, semudah memisahkan ingus dari idung ( lagi lagi idung yang jadi korban :D ).
Bila kita bisa menempatkan kadar matre itu sendiri, sebenarnya akan sangat berpengaruh positif juga untuk kelangsungan hidup cewek di semua penjuru dunia (keturunan siti hawa-red). Bagaimana tidak, jika semua cewek befikir realistis seperti yang sering saya fikirkan, pasti gak bakalan ada kemiskinan2x yang melanda negeri ini, Buset dah udah kayak pak beye aja. Kenapa bisa dikatakan demikian,
satu,..
dua
tiga,
empat,
lima,
time buat berfikir is over guys,.. oke biarkan saya mencoba menjawabnya sendiri. Mari kita sedikit berimajinasi dengan sebuah ilustrasi. Sebuah organisasi percintaan yang biasa kita sebut dengan kata pacaran, yang personilnya tidak lain dan tidak bukan adalah cewek dan cowok. Dimana disitu imajiku selalu bernyanyi dan bersiul bahwa taraf hidup orang berpacaran yang layak itu 60% tanggung jawab cowok. Banter2xnya 75%lah :P…. dengan adanya pembagian tanggung jawab seperti itu, maka hal positif yang bisa diambil dari hal demikian adalah adanya semangat kerja bagi para cowok untuk menafkahi hajat hidup para ceweknya. Hmm saya sendiri selalu merasa bahwa apa cuma saya yang berfikir realistis dan terlalu praktis seperti ini? Tidakkah para cowok bersedia meluangkan sedikit waktunya untuk berfikir hal positif dari suatu hal yang tadinya mereka anggap negative?
Finally, saya cuma ingin menegaskan (khusus buat cewek sunda yang biasanya jadi korban, dan para wanita pada umunya) bahwa tidak usah merasa minder, berkecil hati apalagi sampe bunuh diri kalo dalam hidupmu sempat mengalami penghujatan tentang kematrean. Karena apa? Karena cewek matre itu bukan kutukan tapi budaya yang justru harus kita lestarikan.. tentu saja dengan catatan sesuai dosis, dana, dan kemampuan pasanganmu ladiessssss jangan sampe jadi parasit buat anak orang.:D
Cinta Cinta Cinta dan Cinta lagi, kenapa harus Cinta sih topiknya, hadehhhh...
Cinta hampir selalu dicampuri oleh rasa ingin memiliki, bahkan menguasai. Padahal, sebuah hubungan yang sehat, apapun bentuk dan tingkat kedalamannya, seperti sudah sering digambarkan orang, adalah ibarat menggenggam pasir. Jika pasir itu digenggam dengan tangan terbuka, held losely, setiap butirannya akan bertahan di telapak tangan. Begitu kita menggenggamnya kuat-kuat, justru karena tak ingin kehilangan sebutir pun, don’t wanna miss a thing gitu deh, butir demi butir akan “melarikan diri” dari sela jemarimu. Sementara butiran yang terjebak tak bisa meloloskan diri, mulai menebar perih di telapak tanganmu, dan pada akhirnya, tak ada pilihan lain kecuali melepasnya juga. hmm selalu selau dan selalu seperti itu,.. :(
Ada cara jitu mengubah sedikit takdir dan sifat yang sepertinya susah banget buat kita lawan, Sepertinya tak ada harapan untuk mengangung-agungkan cinta? Tidak juga. Mengapa tidak menjadikan orang yang kamu cintai sebagai sahabat terbaikmu: yang kamu sayangi dengan pengertian dan pemahaman, yang kamu memilih menutup mata, menerima kekurangannya, bukan buta untuk terus memujanya tanpa pernah mau tahu siapa sebenarnya dia, yang kamu genggam tangannya dengan genggaman ringan, buah dari kepercayaan dan keinginan untuk memberinya ruang menghirup bahagia, bukannya membuatnya jadi binatang piaraan yang disayang, yang sebenarnya hanya membuatnya merasa terkekang, siang malam, pagi dan petang...
Dan inginnya aku mencuri kebahagiaan orang lain dan kuberikan padamu,.. karena ternyata bukan aku yang bisa memberimu bahagia :( karena ternyata aku bukan dia :(
Dan pelajaran yang dapat kita ambil hari ini adalah bahwa "Iki ketoke dulu aku salah strategi deh".. #ngenes